Review ASUS ZenFone 5Z – Ponsel Fenomenal di Kelas Harga Menengah

ASUS ZenFone 5Z

ZenFone 5Z, ponsel flagship daripada mana ASUS secara chipset Snapdragon 845 yang kaum bulan kemudian diperkenalkan di Nusantara akhirnya telah diadakan pre-ordernya pada simpulan Agustus kemudian.

Sebelumnya aku sempat mengulas wacana ZenFone 5 dan kebanyakan komponen di ZenFone 5Z tentu rata secara ponsel tersebut. Sebab kemiripan antara kedua ponsel tersebut, di ulasan ini aku hendak lebih banyak membahas wacana yang berbeda di ZenFone 5Z paling utama performanya.

Perbedaan utama antara ponsel ZenFone 5z dan ZenFone 5 terletak pada komponen chipset, RAM, kapasitas penyimpan internal, dan dukungan jaringan selulernya.

ASUS ZenFone 5Z - Back

Tentu mirip ZenFone 5, ponsel ini memakai material kaca di potongan depan dan belakang ponsel secara frame aluminium. Pada potongan belakang ponsel terdapat tekstur lapisan lingkaran ala ASUS yang memproduksi ponsel ini tampak menarik.

Ponselnya cukup ringan dan gampang dioperasikan secara satu tangan. Cuma saja entah mengapa bila diketuk potongan belakang ponselnya, ponsel terasa kopong dan bergetar sehingga mengurangi kesan kualitas material yang bagus.

ZenFone 5Z memakai chipset Qualcomm Snapdragon 845, RAM LPDDR4 6GB / 8GB, kapasitas penyimpanan internal 128 GB / 256 GB, dan dukungan jaringan LTE-A (5CA) Cat18 1200/100 Mbps. Layarnya luas secara ukuran 6,2 inci, putusan 1080 x 2246 piksel, dan kualitas tampilan yang indah.

Ponsel ini pula telah dilengkapi secara aneka macam pemeriksaan biasa di Android untuk menunjang aktifitas sehari-hari mirip giroskop untuk bermain game dan pemeriksaan NFC untuk keperluan transaksi digital.

Aku otonom memakai varian ponsel ZenFone 5Z yang berkapasitas internal 128 GB dan RAM 6 GB untuk ulasan ini. Varian ponsel ZenFone 5Z lainnya untuk ketika ini masih belum tersedia di Nusantara.

Secara spesifikasi yang menjulung ini, performa ponsel ZenFone 5Z telah amat tangguh. Mulai daripada mana pengoperasian mengantar muka ponsel, bermain game, sampai membuka banyak software tidak ditemukan masalah yang berarti daripada mana sisi performa.

Dikala ini ZenFone 5Z telah aku buktikan untuk memainkan 5 game ternama secara grafis menyimpangkan menjulung yang dapat disetel di masing-masing game. Game tersebut ialah Mobile Legends, Kancah of Valor, Final Fantasy XV Pocket Edition, PUBG Mobile, dan Asphalt 8.

Selama percobaan, ZenFone 5Z bisa memainkan hampir seluruh game tersebut tanpa masalah dan lancar performanya sementara itu setelan grafis diset ke maksimal. Khusus di game Final Fantasy XV Pocket Edition, mulai terlihat stutter pada tampilan game tatkala setelan grafis diset ke maksimal.

Ditambah secara speaker ZenFone 5Z yang kencang dan layar yang luas, pengalaman bermain game dan menikmati konten hiburan di ponsel ini terasa memuaskan.

Dites secara software benchmark mirip AnTuTu dan Geekbench, skor yang dihasilkan ialah 266.543 di AnTuTu dan 2.445 untuk single core dan 9.076 untuk multi core di Geekbench.

ASUS ZenFone 5Z - Geekbench

Tahu performanya yang kencang ini, kemudian apakah baterainya menjadi lekas habis? Ini pertanyaan yang luang tampil di benak aku.

Tatkala aku gunakan untuk bermain kaum game seharian secara kualitas grafis yang menjulung, ponsel ini menghasilkan Screen on Time 3 jam 8 menit daripada mana aki 100% pada getok 10:18 sampai aki 14% pada getok 21:27 pada hari yang tentu rata. Cukup tangguh baterainya tahu kapasitas baterainya 3.300 mAh.

Untuk penggunaan yang seimbang antara bermain game, berselancar web, dan berjejaring sosial, ponsel ini dapat menghasilkan Scrren on Time sejumlah 4 jam 22 menit secara lambat penggunaan selama 22 jam daripada mana aki 100% ke 15%.

Di sisi software, pada ketika tatkala ponsel ini aku ulas ponselnya masih memakai Android versi 8.0 secara update keamanan terakhir tanggal 5 Juni 2018. Entah mengapa belum diperbarui ke Android Oreo versi terbaru adalah versi 8.1.

Kaum bug software di ZenFone 5 yang sempat aku temukan dulu kini telah diperbaiki namun masih saja tersedia bug unik yang tampil mirip tampilan software yang eksentrik bila fitur Hide Notch diaktifkan dan grafik notifikasi di tampilan lock screen yang masih kadang terlihat tua warna pinggir boks notifikasinya.

Untuk kameranya, kamera ZenFone 5Z memakai konfigurasi yang tentu rata secara ZenFone 5. Tentu-sama memakai kamera belakang ganda 12 MP + 8 MP dan kamera selfie 8 MP. Mirip ZenFone 5, ZenFone 5Z bisa menghasilkan hasil foto yang memuaskan.

ZenFone 5Z - Kamera Indoor 02

ZenFone 5Z - Kamera Indoor 03

ZenFone 5Z - Kamera Outdoor 02

ZenFone 5Z - Kamera Outdoor 03

ZenFone 5Z - Kamera Outdoor 04

ZenFone 5Z - Kamera Selfie

Secara keseluruhan, ZenFone 5Z ialah ponsel yang amat bagus indah daripada mana sisi apa yang ditawarkan dan harganya. Kameranya bagus, performanya gegas, fitur lengkap, speaker kencang, layar memuaskan, dan kecakapan santai aki yang memadai. Kesemua ini memproduksi ZenFone 5Z layak menyandang status ponsel famili kepada.

Dikala ini tersedia 3 ponsel yang memakai chipset Snapdragon 845 di Nusantara adalah ZenFone 5Z, Pocophone F1, dan Oppo Find X. Untuk soal harga, ZenFone 5Z berada di tengah secara harga Rp6.699.000, sebuah harga yang masih masuk akal untuk ponsel famili kepada.

Kelebihan

– Performa gegas
– Fitur lengkap
– Layar memuaskan
– Speaker kencang
– Aki santai lambat

Kekurangan

– Build quality ponsel terkaan sedikit, terasa kopong dan bergetar bila diketuk
– Masih tersedia bug di sisi software

ASUS ZenFone 5Z

  • Editor Rating
  • Rated 4.5 stars
  • 80%

  • ASUS ZenFone 5Z
  • Diulas oleh:
  • Dirilis pada:
  • Terakhir diperbarui: September 12, 2018
  • Layar
    Editor: 90%
  • Performa
    Editor: 100%
  • Kamera
    Editor: 90%
  • Aki
    Editor: 90%
  • Software
    Editor: 80%
  • Desain
    Editor: 80%

Reply