Review Flash Plus 2 : HP Bertenaga Harga Murah

Flash adalah merek perangkat ponsel yang berada dalam lembah TCL Communication Technology Holding. Kaum rakitan Flash otonom telah datang dalam Nusantara, mirip Flash 2, Flash Plus, dan Flash.

Segar-baru ini Flash menghadirkan smartphone terbarunya dalam Nusantara, yaitu Flash Plus 2. Awalnya rakitan Flash memiliki nama depan Alcatel, namun kini kerja tentu kedua perusahaan ini telah usai sehingga Flash Plus 2 datang dalam Nusantara tanpa embel-embel Alcatel.

Flash Plus 2 ini memperlihatkan spesifikasi hardware yang menarik ditambah harga yang terjangkau. Rakitan yang satu ini memperlihatkan 2 varian secara harga yang berbeda dalam Nusantara. Nah, kali ini aku berkesempatan untuk mencoba Flash Plus 2 ini.

Untuk tersebut, ayo menyimak review daripada mana aku yang hendak menjelaskan mulai daripada mana spesifikasi, performa, desain, keunggulan, kekurangan, dan harga daripada mana smartphone yang satu ini melalui review Flash Plus 2 daripada mana Gadgetren.

Desain

Sebagai pembuka review Flash Plus 2 pada potongan depan secara kasat emas tempawan Gadgeter hendak terlihat potongan hitam yang penuh tatkala layar dimatikan, namun tatkala layar menyala hendak terlihat bezel antara layar secara potongan pinggir smartphone.

Flash Plus 2 ini memiliki 3 potongan tombol navigasi yang berisi daripada mana “back”, “home”, dan “recent”. Untuk tombol “home” berbentuk fisik dan telah disematkan secara pemeriksaan pemindai periksa jari (fingerprint). Namun tombol “back” dan “recent” berbentuk kapasitif dan memiliki backlight sehingga memudahkan aku  untuk menekan tombol navigasi tatkala pada kondisi kurang cahaya atau minim sinar.

Pada potongan kanan terdapat tombol power untuk menyalakan atau mematikan smartphone dan volume untuk memperbesar atau mengecilkan bunyi smartphone. Secara posisi yang tentu, memudahkan aku untuk bisa melaksanakan kombinasi screenshot gambar smartphone cuma secara memakai satu tangan saja.

Selain tersebut, port Audio Jack 3,5 mm terdapat pada potongan kepada dan port microUSB terdapat pada potongan lembah Flash Plus 2. Lanjut ke potongan belakangnya, casing yang dimiliki oleh smartphone ini memiliki bakal metal yang terbuat daripada mana Aluminium.

Walaupun bahannya metal, namun casing belakang daripada mana Flash Plus 2 tidak mengusung konsep unibody sehingga bisa dilepas untuk memasukan 2 kartu SIM dan satu kartu microSD. Aki yang dimiliki oleh daripada mana smartphone ini pula dapat kita lihat, namun tidak boleh dilepas oleh pihak pembuat.

Lengkungan pada potongan casing belakang smartphone ini terasa kompatibel sehingga nyaman untuk digenggam. Selain tersebut, potongan casing belakang Flash Plus 2 tidak terasa licin tatkala dipegang walaupun terbuat daripada mana bakal logam.

Flash Plus 2 memiliki luas 152,6 mm ×76,4 mm × 8,2 mm dan bobot sejumlah 157 gram. Secara luas dan bobot ini Flash Plus 2 cukup ringan untuk digenggam secara memakai satu tangan.

Fingerprint

Pengawasan pemindai periksa jari atau Fingerprint adalah cela arti satu fitur andalan daripada mana Flash Plus 2. Untuk penempatannya otonom, Flash menyematkan fingerprint tepat dalam potongan tombol “home” sehingga gampang diakses memakai jari jempol.

Fingerprint memiliki kecepatan respon yang dapat dibilang lekas dan bisa mendeteksi cuma pada saat 0,5 detik saja. Aku pula memperoleh respon pemindaian periksa jari yang lekas tatkala melaksanakan pengujian pada tombol home Flash Plus 2 ini.

Selain membuka kunci layar, fitur fingerprint ini pula memperlihatkan untuk membuka perangkat lunak yang ditentukan dan mengunci folder khusus. Untuk mulai memakai fitur ini Gadgeter dapat mengakses menu Settings > Fingerprint.

Sesudah Gadgeter masuk ke menu tersebut oleh karena itu smartphone hendak meminta untuk memasukkan pattern sandi. Lalu kemudian, Gadgeter dapat melaksanakan kalibrasi periksa jari yang nantinya bisa dikenali oleh fingerprint daripada mana Flash Plus 2.

Proses kalibrasi periksa jari ini hendak meminta Gadgeter menekan tombol “home” berkali-kali supaya fingerprint dapat memperoleh hasil yang presisi. Sesudah selesai, Gadgeter bisa langsung mencobanya secara mengunci layar dan membukanya secara memakai periksa jari.

Fingerprint ini bisa mengenali 5 periksa jari berbeda pada satu smartphone sehingga Gadgeter dapat memilih periksa jari mana yang hendak dimanfaatkan untuk membuka kunci smartphone, mengaktifkan perangkat lunak, dan membuka folder yang dikunci.

Hi-Fi

Pada smartphone yang satu ini disematkan pula teknologi Hi-Fi yang memungkinkan kita dapat menikmati audio yang jernih dan bertenaga tatkala menjalankan musik pada Flash Plus 2 ini.

Hi-Fi yang dimanfaatkan pada Flash Plus ialah bentuk audio headphone DAC (AKM 4375) 32-bit sehingga dapat menghasilkan kualitas indah tatkala memakai headphone atau earphone. Selain tersebut, terdapat pula teknologi terbaru IRD filter digital yang dapat memproseso detail isyarat audio menjadi lebih mampu.

Namun Gadgeter bisa pula mendengarkan dan memutar musik melalui speaker secara jernih, keras, dan bertenaga sebab sudah dilengkapi secara NXP9890 audio amplifier yang turut disematkan pada Flash Plus 2.

Tidak ketinggalan, perangkat lunak musik Mix bawaan daripada mana Flash Plus 2 bisa menggabungkan 2 lagu sekali lalu secara tampilan antarmuka mirip 2 disk DJ yang dapat diatur kecepatan, efek, dan tempo yang tentunya menyenangkan.

Performa

Gambar Review Flash Plus 2 Performa

Smartphone yang satu ini dibekali secara prosesor MediaTek Helio P10 Octa-core 64-bit dan RAM secara varian 2 GB atau 3 GB. Untuk pengujian ini aku berkesempatan memakai Flash Plus 2 yang memiliki varian 2 GB dan penyimpanan internal 16 GB.

Secara dukungan kombinasi dapur sungga tersebut bisa memproduksi perangkat lunak, game, video, maupun bentuk operasi berjalan secara lancar. Untuk pengujian performanya, aku menjalankan game Need For Speed No Limits dan Freeblade.

Aku berhasil menjalankan kedua game ini secara lancar dan mulus dalam Flash Plus 2. Walaupun prosesor Helio P10 masih dalam lembah Helio X10, namun Helio P10 tidak terlalu gawat dibandingkan Helio X10 tatkala menjalankan aksi berat maupun game.

Selain tersebut, aku pula mencoba melaksanakan aksi multitasking pada smartphone secara menjalankan perangkat lunak, mirip email, SMS, browser, utilitas, dan telepon pada menu tabulasi yang berada dalam menu “recent”. Hasilnya smartphone bisa menjalankan semuanya secara lancar.

Terakhir, aku melaksanakan benchmark secara memakai perangkat lunak, mirip AnTuTu Benchmark 6.1.4 dan Geekbench 3. Pada AnTuTu Benchmark, Flash Plus 2 berhasil memperoleh skor sejumlah  41818, namun pada Geekbench 3 aku berhasil memperoleh skor sejumlah 796 untuk pengujian single-core dan 2980 untuk pengujian multi-core.

Pasti saja hasil yang didapatkan daripada mana kedua perangkat lunak benchmark ini amat memuaskan mengenang harga yang disematkan untuk Flash Plus 2 ini dapat dibilang terjangkau tatkala datang dalam Nusantara.

Layar

Flash Plus 2 dilengkapi secara layar sentuh 5,5 inci yang beresolusi 1920 x 1080 piksel (Full HD). Untuk teknologi layarnya memakai IPS dan MiraVision Image technology V2.0 yang memungkinkan aku dapat tahu gambar pada layar secara nyaman.

Selain tersebut, teknologi IPS memungkinkan aku masih bisa tahu gambar pada layar secara terang sampai sudut kemiringan 178 derajat.  Untuk meminimalisir terjadinya tabrakan pada layar smartphone, pihak TCL menyematkan kaca anti gores Dragontail.

Walaupun telah dilindungi kaca anti gores, menurut aku sebaiknya Gadgeter melapisinya lagi secara kaca Tempered Glass untuk memproduksi lebih tenteram daripada mana terjadinya keretakan. Tempered Glass secara harga Rp 50.000 sampai Rp 150.000 telah dapat memproduksi layar daripada mana smartphone ini tenteram daripada mana keretakan.

Ketika melaksanakan review Flash Plus 2, bentuk operasi yang dibawanya telah mengusung bentuk operasi Android 6.0 Marshmallow dan memiliki tampilan antarmuka bawaan Android.

Aki

Untuk pengujian baterainya, aku memakai perangkat lunak Geekbench 3 dan penggunaan sehari-hari. Aku memperoleh saat sejumlah 5 jam 47 menit tatkala aku menguji smartphone yang satu ini memakai perangkat lunak Geekbench 3.

Pengujian ketahanan aki memakai perangkat lunak Geekbench 3 ini dimulai tatkala aki smartphone berada pada keadaan 100 % sampai menyusut ke keadaan 16 %. Secara hasil ini memperlihatkan kalau aki 3000 mAh yang tersemat pada Flash Plus 2 memiliki kecakapan santai aki yang standar tentu secara rata-rata smartphone pada umumnya.

Lalu kemudian, aku berhasil memperoleh hasil layar menyala sekitar 4 jam 20 menit mulai daripada mana keadaan 100 persen sampai titik kritis 15 persen untuk pengujian sehari-hari secara penggunaan media umum, email, SMS, dan telepon.

Tidak ketinggalan, pada smartphone yang satu ini telah disematkan fitur Fast Charging besutan Texas Instrument yang memungkinkan pengisian kapasitas aki sejumlah 50 persen cuma pada saat 30 menit saja.

Kamera

Kamera belakang daripada mana Flash Plus 2 ini beresolusi 13 MP secara aperture f/2.0 dan memiliki fitur PDAF yang diklaim oleh TCL memiliki kecepatan mengunci fokus tujuan pada saat cuma 0,3 detik. Namun aku merasa fokus yang diambil terlihat memiliki kecepatan yang lazim saja.

Untuk fitur yang dibawa perangkat lunak kamera bawaan daripada mana Flash Plus cuma berisi daripada mana Panorama, Normal, dan PIP (Picture in Picture). Untuk PIP otonom dapat memproduksi kamera depan dan belakang bekerja sekali lalu yang lalu kemudian hasil foto tersebut hendak digabungkan.

Selama tersebut, untuk kamera depannnya memiliki pernyataan 5 MP yang bisa mengambil foto dalam potongan depan sampai sudut secara lebar 84 derajat.

Berikut ini hasil foto yang diambil memakai kamera belakang beresolusi 13 MP dan kamera depan beresolusi 5 MP :

Hasil Kamera Belakang Outdoor

Hasil Kamera Belakang Outdoor

Kamera Belakang Dalam Ruangan Flash Plus 2

Hasil Kamera Belakang Lowlight

Hasil Kamera Depan Selfie (Klik untuk perbesar)

Hasil Kamera Depan Selfie (Klik untuk perbesar)

Kesimpulan

Sesudah memakai perangkat review Flash Plus 2 kaum hari, aku merasa smartphone ini telah nyaman untuk penggunaan sehari-hari, paling utama bila dipandang daripada mana spesifikasi hardware dan performa yang ditawarkan daripada mana smartphone yang satu ini.

Flash Plus 2 ini hendak dijual secara harga terjangkau dalam Lazada Nusantara secara flash sale pada tanggal 16 Juni 2016. Flash Plus 2 hendak datang secara 2 varian yang berisi daripada mana RAM 2 GB + penyimpanan internal 16 GB secara harga Rp 1.999.000 dan RAM 3 GB + penyimpanan internal 32 GB secara harga Rp 2.299.000.

Bila Gadgeter memiliki dana untuk membeli smartphone dalam kisaran 1,9 juta rupiah sampai 2,3 juta rupiah oleh karena itu Flash Plus 2 dapat menjadi pilihannya. Paling utama Flash Plus 2 secara spesifikasi yang menyimpangkan menjulung secara RAM 3 GB + penyimpanan internal 32 GB.

Spesifikasi Flash Plus 2

Warna Venus Gold
Layar Luna Silver
Pelindung 5,5 inci IPS Full HD (1920 x 1080 piksel)
Luas 152,6 mm ×76,4 mm × 8,2 mm
Bobot 157 gram
Prosesor MediaTek Helio P10 MT6755M Octa-core (4×1.8GHz+4×1.0GHz) 64-bit
GPU ARM Mali-T860 MP2 550MHz
RAM 2 GB atau 3 GB
Penyimpanan internal 16 GB atau 32 GB
microSD Sampai 128 GB
Aki 3000 mAh
Kamera Utama 13 MP secara pemeriksaan CMOS OV13853, aperture f/2.0, PDAF fokus lekas 0,3 detik, Realtone LED Flash, 5 lapisan lensa, sudut lebar 76,5 derajat
Kamera Depan 5 MP secara aperture f/2.2, LED Flash, sudur lebar 84 derajat, fokus tetap
Bentuk Operasi Android Marshmallow 6.0
Pengawasan Accelerometer, Compass, Ambient Light, Proximity, Gyroscope, Magnetometer
Kartu SIM micro-SIM dan nano-SIM
Jaringan 3G, 4G-LTE, Bluetooth v 4.0, microUSB, OTG
Harga Rp 1.999.000 (RAM 2 GB + Penyimpanan internal 16 GB) dan Rp 2.299.000 (RAM 2 GB + Penyimpanan internal 32 GB).

 

Kelebihan

Harga relatif terjangkau
Performa mumpuni untuk menjalankan seluruh perangkat lunak
Penuh secara fitur terbaru
Kecakapan santai aki lumayan

Kekurangan

Hasil kamera lazim saja
Desain yang tidak terlalu luar biasa

Flash Plus 2

  • Editor Rating
  • Rated 4 stars
  • 80%

  • Flash Plus 2
  • Diulas oleh:
  • Dirilis pada:
  • Terakhir diperbarui: September 4, 2018
  • Layar
    Editor: 80%
  • Performa
    Editor: 80%
  • Kamera
    Editor: 70%
  • Aki
    Editor: 80%
  • Software
    Editor: 70%
  • Desain
    Editor: 70%

Reply