Review Moto E3 Power – Smartphone 4G-LTE dengan Baterai 3.500 mAh dan Harga Terjangkau

Smartphone buatan Motorola telah hampir lambat tidak datang dalam Nusantara dan terakhir yang menyambangi tanah air secara resmi ialah Nexus 6. Kini secara resmi smartphone Moto datang lagi dalam Nusantara, namun diluncurkan melalui vendor manusia besar usul Tiongkok, Lenovo.

Untuk yang belum mengetahuinya, Lenovo secara resmi telah mengakuisisi Motorola daripada mana Google. Dengan akuisisi ini, memproduksi Motorola dilebur menjadi merek smartphone Lenovo untuk famili menengah dan kepada dengan nama Moto.

Pada tanggal 26 Oktober 2016 secara resmi Lenovo merilis secara resmi smartphone Moto terbaru dalam Nusantara, yaitu Moto E3 Power. Menariknya, smartphone yang satu ini adalah merek Moto baru yang dibuat dalam Serang, Nusantara dan memiliki aki berkapasitas gede. Sesuatu ini dikerjakan Lenovo untuk dapat memenuhi TKDN (Tingkat Kandungan Pada Negeri) dalam Nusantara sejumlah 30%.

Lalu kemudian, kru Gadgetren berkesempatan untuk melaksanakan review terhadap smartphone yang satu ini. Untuk tersebut, untuk Gadgeter yang ingin mengetahui  fitur unggulan, spesifikasi, dan performa yang ditawarkan oleh Moto E3 Power oleh karena itu bisa tahu ulasannya pada artikel berikut ini.

Desain Ponsel

desain-moto-e3-power

Jikalau kau tahu baru kali Moto E3 Power secara kasat emas tempawan oleh karena itu hendak terlihat desain ciri khas daripada mana smartphone keluaran Motorola dulu dengan lengkung dalam di setiap sudutnya dan bakal polycarbonate yang nyaman digenggam oleh tangan.

Ciri khas menyimpangkan terlihat pada penempatan kamera belakang dan LED Flash yang terletak dalam kepada logo M dengan strip yang melengkung. Lalu kemudian, pinggiran smartphone ini dihiasi dengan frame yang berbahan logam. Lalu kemudian, tombol navigasi home, recent, dan back berbentuk virtual yang menyatu dengan layar.

Untuk tombol power dan volume yang dimilikinya terdapat pada potongan kanan smartphone. Dengna penempatan pada sisi yang tentu ini memudahkan penggunanya pada melaksanakan kombinasi screenshot gambar pada layar smartphone. Khusus tombol power memiliki pola strip-strip timbul yang memberikan kesan unik.

Pada potongan kepada Moto E3 Power terdapat port jack audio 3,5 mm yang berfungsi sebagai tempat menyambungkan headphone maupun earphone. Namun pada potongan bawahnya terdapat port microUSB yang berfungsi untuk mengisi kecakapan aki atau mentrasfer petunjuk daripada mana smartphone ke komputer.

Penempatan speaker daripada mana Moto E3 Power ini terdapat dalam potongan depan lembah smartphone sehingga jikalau Moto E3 Power diletakkan pada tempat latar oleh karena itu suaranya tidak hendak tertutup dan masih terdengan dengan indah.

Jikalau Gadgeter membuka potongan casing belakang oleh karena itu hendak terdapat 2 slot kartu SIM dan microSD yang terdapat dalam lembah aki. Selama tersebut, aki yang dibawa oleh Moto E3 Power bersifat removeable sehingga dapat dilepas dan hendak amat membantu tatkala smartphone sedang hang.

Baterai yang Santai Lambat

Dengan harga yang berada dalam lembah Rp 2 jutaan, Moto E3 Power menunjukkan aki dengan kapasitas yang cukup gede mencapai 3.500 mAh. Dengan kapasitas aki yang gede dan kombinasi daripada mana meningkatkan secara optimal yang dikerjakan oleh Moto, membuatnya menjadi smartphone memiliki saat nyala yang santai lambat.

Smartphone ini pula didukung dengan teknologi Rapid Charge yang memungkinkan kecakapan aki Moto E3 Power bisa diisi dengan amat lekas. Tatkala penggunanya melaksanakan cas aki selama 15 menit oleh karena itu dapat memproduksi smartphone bertahan selama 5 jam.

Pada pengujian yang aku lakukan kaum hari dengan menjalankan kaum software, mirip Twitter, Facebook, Instagram, Path, LINE, email, dan browser untuk aksi sehari-hari, smartphone ini memiliki kecakapan santai sampai 24 jam. Namun bila dimanfaatkan penggunaan berat untuk bermain game maupun menonton video dengan kualitas HD, smartphone ini bisa bertahan sekitar 12 jam.

Layar

layar-moto-e3-power

Layar yang dimiliki Moto E3 Power memiliki lebar 5 inci dengan body ratio yang mencapai 66,9% dan memiliki pernyataan 1280 x 720 piksel (HD) dengan kedalaman piksel yang mencapai 294 ppi. Walaupun layar yang dimilikinya masih berkualitas HD, namun dapat dibilang terasa amat nyaman tatkala aku tahu gambar maupun video pada smartphone ini.

Teknologi yang dimanfaatkan oleh layar Moto E3 Power memakai IPS LCD yang bisa memungkinkan penggunanya masih bisa tahu gambar maupun video dengan terang pada smartphone sampai sudut kemiringan 178 derajat.

Selain tersebut, Moto E3 Power memakai tampilan antarmuka bawaan daripada mana Android 6.0 Marshmallow sehingga minim bloatware dan terasa ringan tatkala aku mencoba menjalankan transisi perpindahan pada pekarangan home maupun drawer yang dimilikinya.

Tentunya bila Gadgeter memakai smartphone yang memiliki tampilan antarmuka bawaan daripada mana Android 6.0 Marshmallow, oleh karena itu tidak hendak menemukan software Gallery sebab untuk tahu foto-foto yang telah diambil dengan kamera smartphone ini kudu memakai software Photos yang telah terintegrasi dengan Google Drive.

Performa

Smartphone Moto yang baru kali dibawa oleh Lenovo ke Nusantara ialah Moto E3 Power. Bahkan smartphone ini dibuat dalam Serang, Nusantara. Sesuatu ini dikerjakan untuk memenuhi TKDN (Tingkat Kandungan Pada Negeri) 30% dalam negeri ini.

Walaupun Lenovo menjanjikan kalau smartphone Moto yang hendak datang dalam jagat ialah famili menengah dan kepada, namun Moto E3 Power lebih terlihat mirip entry-level. Sesuatu ini terlihat dengan absennya kaum pengawasan, mirip gyroscope, orientation, sampai magnetic.

Daripada mana unit area hardware, Moto E3 Power telah dibekali dengan prosesor Mediatek MT6735P Quad-core berkecepatan 1.0 GHz, RAM 2 GB, dan penyimpanan internal yang bisa ditambahkan microSD sampai 32 GB.

antutu-moto-e3-power-benchmark

Untuk menguji proses multitasking, aku mencoba untuk menjalankan sekali lalu software, mirip browser, utilitas, email, SMS, dan telepon pada menu tabulasi yang berada dalam menu recent, dapat dibilang Moto E3 Power bisa menjalankannya dengan mulus.

Selama tersebut, pengujian pada menjalankan software berat dikerjakan dengan memainkan game Sniper Fury dan Asphalt 8 : Airborne. Hasilnya, game masih dapat berjalan dengan lancar, namun smartphone langsung terasa hangat tatkala memainkannya.

Pada potongan simpulan, aku menguji nilai Antutu Benchmark 6.2.1 yang dimiliki oleh Lenovo VIBE K4 Note dan berhasil memperoleh skor sejumlah 24372. Dapat dibilang sesuatu ini masih standar untuk smartphone dalam jajaran famili entry-level ketika ini.

Kamera

Pada sesuatu kamera, Lenovo telah membenamkan kamera belakang beresolusi 8 MP yang dilengkapi LED Flash dan kamera depan 5 MP. Sayangnya untuk software pengolahan kamera daripada mana Moto E3 Power masih minim fitur, walaupun pada ketika memakai kamera depan terdapat Beautification mode.

Hasil yang dihasilkan pada kedua kamera Moto E3 Power ini dapat dibilang standar dan kadang butuh peningkatan lagi dalam tingkatan lalu kemudian. Namun untuk hasil foto yang hendak diunggah ke media umum, dapat dibilang kameranya telah tergolong indah. Untuk tahu kualitas daripada mana kamera belakang dan depan daripada mana smartphone ini, Gadgeter bisa tahu hasil foto dalam lembah ini.

kamera-belakang-moto-e3-power-outdoor

Hasil Kamera Belakang Outdoor

Hasil Kamera Depan

Hasil Kamera Depan

Hasil Kamera Belakang Indoor

Hasil Kamera Belakang Indoor

Spesifikasi Moto E3 Power

Layar IPS LCD 5.0 beresolusi HD (1280 x 720 piksel)
Luas 143,8 mm x 71,6 mm  x 9,6 mm
Bobot 153,5 gram
Prosesor Mediatek MT6735P Quad-core berkecepatan 1.0 GHz
GPU Mali-T720MP2
RAM 2 GB
Penyimpanan internal 16 GB
microSD Sampai 32 GB
Baterai 3.500 mAh dengan fitur Rapid Charge
Kamera Utama 8 MP, autofous, LED Flash
Kamera Depan 5 MP + Beautification Mode
Antarmuka Pure Android 6.0 Marshmallow
Pengawasan Accelerometer, proximity
Kartu SIM Dual-SIM
Jaringan 2G, 3G, 4G, WiFi, Bluetooth, microUSB
Lainnya USB OTG (On-The-Go)

Spesifikasi lengkapnya dapat dipandang dalam situs inponsel.co.id

Kesimpulan

Kelebihan :

  • Baterai 3.500 mAh yang santai lambat dan dapat dilepas
  • RAM 2GB
  • Layar Full HD yang nyaman dipandang
  • Tampilan antarmuka bawaan Android 6.0 Marshmallow yang mulus
  • Dukungan 2 kartu SIM dengan dukungan jaringan 4G-LTE
  • Desain khas smartphone Moto yang nyaman digenggam

Kekurangan :

  • Performa yang standar
  • Kamera standar, butuh peningkatan
  • Minim pengawasan yang terlihat dengan absennya pengawasan gyroscope, orientation, sampai magnetic

Sesudah penggunaan smartphone selama seminggu, terlihat kalau Moto E3 Power unggul pada baterainya yang berkapasitas 3.500 mAh dan bisa bertahan selama satu hari penuh pada penggunaan aksi sehari-hari. Teknologi Rapid Charge bisa memproduksi smartphone bertahan 5 jam cuma dengan dicas selama 15%.

Performa Moto E3 Power pada penggunaan lazim dapat dibilang lancar, namun untuk penggunaan berat hendak memproduksi smartphone langsung terasa hangat. Selama tersebut, smartphone ini telah dijual dalam Nusantara dengan harga Rp 1.899.000.

Nah, jikalau Gadgeter sedang mencari smartphone 4G-LTE dan memiliki aki yang santai lambat dalam lembah harga Rp 2 jutaan, oleh karena itu Moto E3 Power dapat menjadi cela arti satu pilihan yang sesuai. Smartphone ini otonom telah dijual secara ekslusif dalam Lazada Nusantara dengan diskon sampai RP 100.000.

Kelebihan

Baterai 3.500 mAh yang santai lambat dan dapat dilepas
RAM 2GB
Layar Full HD yang nyaman dipandang
Tampilan antarmuka bawaan Android 6.0 Marshmallow yang mulus
Dukungan 2 kartu SIM dengan dukungan jaringan 4G-LTE
Desain khas smartphone Moto yang nyaman digenggam

Kekurangan

Performa yang standar
Kamera standar, butuh peningkatan
Minim pengawasan yang terlihat dengan absennya pengawasan gyroscope, orientation, sampai magnetic

Moto E3 Power

  • Editor Rating
  • Rated 4 stars
  • 80%

  • Moto E3 Power
  • Diulas oleh:
  • Dirilis pada:
  • Terakhir diperbarui: Mei 22, 2018
  • Layar
    Editor: 80%
  • Performa
    Editor: 80%
  • Kamera
    Editor: 80%
  • Baterai
    Editor: 90%
  • Software
    Editor: 80%
  • Desain
    Editor: 70%

Reply